GARUT,METROJABAR.CO.ID – Aksi dugaan pencurian dengan kekerasan terjadi di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026) dini hari. Seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi tersebut berhasil ditangkap warga setelah korban melakukan pengejaran. Sementara itu, seorang terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di Kampung Cileles, Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu. Korban bernama Rian Ardiansyah diduga kehilangan telepon genggam merek Infinix setelah didatangi orang yang berpura-pura menanyakan alamat.
Berdasarkan laporan kepolisian, saat itu korban sedang memegang telepon genggam di depan rumahnya yang berada di pinggir jalan. Salah seorang terduga pelaku kemudian diduga merampas ponsel tersebut sebelum kabur bersama rekannya menggunakan sepeda motor matik.
Menyadari barang miliknya dibawa kabur, korban berusaha mengejar kedua terduga pelaku. Namun, dalam pengejaran tersebut, salah seorang terduga pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam jenis arit hingga terjadi perkelahian dengan korban.
Teriakan korban membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian. Warga kemudian membantu mengamankan salah seorang terduga pelaku, sedangkan satu orang lainnya berhasil kabur menggunakan sepeda motor.
Kapolsek Cibatu, AKP Amirudin Latif, dalam laporannya menyampaikan bahwa terduga pelaku yang berhasil diamankan selanjutnya dibawa ke Polsek Cibatu untuk menghindari amukan massa.
“Terduga pelaku diamankan dalam keadaan mengalami luka. Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Garut untuk penanganan lebih lanjut,”ujarnya. Sabtu (17/10/2026).
Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan satu bilah senjata tajam jenis arit dan satu unit telepon genggam merek Infinix. Korban diperkirakan mengalami kerugian materi sebesar Rp2,4 juta.
Polisi telah melakukan sejumlah tindakan, mulai dari menerima laporan, mengecek tempat kejadian perkara (TKP), hingga mengamankan terduga pelaku dan barang bukti.
Hingga laporan awal tersebut dibuat, satu orang yang diduga terlibat masih melarikan diri. Polisi selanjutnya melakukan penanganan perkara untuk mendalami dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan pencurian yang bermula dari modus menanyakan alamat berujung pada aksi kekerasan dan penggunaan senjata t
ajam di jalanan.***
Peringatan Hari Santri Nasional dan MTQ ke-48 Perkuat Nilai-Nilai Al-Quran
Lola Nelria Oktavia Realisasikan Aspirasi Petani, Traktor Roda Empat Diserahkan ke Kelompok Tani di Garut
T.I.M.C Resmi Aktif Kembali, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan Karyawan
Ketua Tim 18 Jabar Sebut KDMP di Garut Siap Beroperasi
Polemik Capacity Building ke Jogja, Dinkes Garut Siap Jika Diperiksa Inspektorat
Dukung jurnalisme independen kami dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi e-wallet atau m-banking kesayangan Anda.
Terima kasih banyak atas apresiasi & dukungan Anda!