BANDUNG,METROJABAR.CO.ID - Menyambut Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya terus memperkuat kesiapan seluruh lini pelayanan, termasuk satuan pengamanan (Satpam) yang menjadi salah satu garda terdepan dalam menciptakan lingkungan pelayanan yang aman, tertib, dan nyaman bagi pelanggan.
Melalui kegiatan pembekalan dan pelatihan kesiapsiagaan, para personel Satpam mendapatkan penguatan kemampuan dalam menghadapi berbagai situasi yang dapat terjadi di lingkungan kerja. Materi pembekalan meliputi peningkatan kewaspadaan, penggunaan peralatan keamanan, kesiapan fisik, pengenalan potensi risiko, hingga simulasi penanganan kondisi darurat.
Bagi PLN UP3 Majalaya, kesiapan Satpam bukan semata-mata berkaitan dengan aspek keamanan. Lebih dari itu, keberadaan personel yang sigap, ramah, dan mampu berkomunikasi dengan baik menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pelayanan yang positif bagi setiap pelanggan yang datang ke lingkungan PLN.
“Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya berbicara mengenai keandalan listrik, tetapi juga bagaimana pelanggan merasa aman, nyaman, dan dilayani dengan baik ketika berinteraksi dengan PLN. Karena itu, kami memastikan seluruh unsur, termasuk Satpam, memiliki kesiapan dan kemampuan yang baik dalam menjalankan tugasnya,” ujar Manager PLN UP3 Majalaya, Widodo.
Menurutnya, momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN bahwa kepuasan pelanggan dibangun dari berbagai aspek. Mulai dari keandalan pasokan listrik, kecepatan respons, hingga sikap dan pelayanan yang diberikan secara langsung kepada masyarakat.
“Satpam adalah salah satu personel yang pertama kali berinteraksi dengan pelanggan ketika datang ke kantor. Senyum, keramahan, ketegasan, dan kesiapsiagaan mereka menjadi bagian dari wajah pelayanan PLN. Kami ingin setiap pelanggan yang datang merasa diterima dan mendapatkan rasa aman,” tambah Widodo.
Pembekalan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PLN dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, sekaligus membangun budaya kerja yang mengedepankan keselamatan, keamanan, profesionalisme, dan pelayanan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa kualitas pelayanan PLN harus dibangun secara menyeluruh dan melibatkan setiap unsur yang berada di dalam ekosistem pelayanan.
“Pelayanan prima tidak lahir dari satu bagian saja. Semua memiliki peran, termasuk satuan pengamanan. Ketika petugas memiliki kesiapsiagaan yang baik, mampu mengenali potensi risiko, serta memberikan pelayanan dengan humanis, maka pelanggan akan merasakan bahwa PLN hadir bukan hanya untuk menyediakan listrik, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman,” ungkap Muhammad Joharifin.
Ia menambahkan, momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi kesempatan bagi PLN untuk semakin mendekatkan diri kepada pelanggan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Kami ingin semangat Hari Pelanggan Nasional tidak berhenti pada satu hari peringatan. Semangat melayani harus menjadi budaya yang hadir setiap hari. Setiap pelanggan yang datang, setiap keluhan yang disampaikan, dan setiap kebutuhan masyarakat harus direspons dengan kepedulian dan profesionalisme,” tegasnya.
Dengan penguatan kesiapsiagaan personel Satpam, PLN UP3 Majalaya memastikan aspek keamanan dan kenyamanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kepada pelanggan. Langkah tersebut sekaligus memperkuat kesiapan PLN dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan semangat “Melayani dengan Hati, Hadir untuk Pelanggan.”
Bagi PLN, pelanggan bukan sekadar penerima layanan, tetapi bagian penting dari perjalanan perusahaan untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan kelistrikan yang semakin andal, mudah, aman, dan humanis.***
Pemkot Bandung Ciderai Empati Warga, Anggaran Efisiensi Malah Dipakai Plesiran Camat ke Bali
Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Pegadaian Perkuat Kepercayaan Nasabah di Jabar
Ditjenpas Jabar dan PWI Perkuat Sinergi, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Disperindag Jabar Bawa 40 UMKM Ikuti West Java Expo (WJX) 2026, Target Transaksi Rp750 Miliar
Alami Percaloan Saat Rekrutmen Kerja? Laporkan Lewat Aplikasi Sapawarga
Dukung jurnalisme independen kami dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi e-wallet atau m-banking kesayangan Anda.
Terima kasih banyak atas apresiasi & dukungan Anda!