Tasikmalaya, METROJABAR | Suasana di kawasan By Pass Bundaran Linggajaya, Kota Tasikmalaya, tampak berbeda selama tiga hari terakhir. Petugas berseragam dari berbagai instansi berjaga di tepi jalan, memeriksa satu per satu kendaraan yang melintas. Bukan operasi lalu lintas biasa, melainkan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar Samsat Kota Tasikmalaya bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tasikmalaya.
Operasi terpadu yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2025 ini melibatkan Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota, Subdenpom Tasikmalaya, Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya, serta Bank bjb Cabang Tasikmalaya. Sinergi lintas lembaga tersebut menjadi bukti komitmen bersama untuk menegakkan kepatuhan pajak sekaligus memperkuat pendapatan daerah.
Selama tiga hari pelaksanaan, sebanyak 694 kendaraan bermotor—baik roda dua maupun roda empat—menjalani pemeriksaan administrasi. Hasilnya cukup menggembirakan: penerimaan PKB dari kegiatan ini mencapai lebih dari Rp128 juta.
“Ini bukan sekadar penegakan aturan, tetapi juga bentuk edukasi. Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa membayar pajak kendaraan adalah wujud nyata partisipasi dalam membangun Kota Tasikmalaya,” ujar Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kota Tasikmalaya, Yana Suristriawan, saat ditemui di lokasi kegiatan.

Yana menegaskan, pajak yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur, perbaikan fasilitas publik, serta peningkatan pelayanan pemerintah kepada warga.
Tak hanya memeriksa dan menagih pajak tertunggak, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk sosialisasi inovasi layanan pembayaran pajak. Warga diperkenalkan dengan beragam kanal digital, seperti Aplikasi Sapawarga, Samsat Digital Nasional (Signal), Agen Laku Pandai bjb Bisa (Agen Samsat), PPOB, hingga layanan Samsat Keliling dan Jemput Pajak Online Samsat Kota Tasik (JEMPOL TASIK).
Upaya tersebut diharapkan mampu menekan angka Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) serta meningkatkan disiplin administrasi kendaraan bermotor di Tasikmalaya.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan bersahabat. Pajak yang dibayarkan hari ini akan menjadi bahan bakar pembangunan untuk hari esok,” tambah Yana.
Kegiatan pemeriksaan pajak ini menegaskan bahwa Samsat Kota Tasikmalaya bukan hanya sebagai lembaga pengumpul pajak, tetapi juga garda terdepan dalam membangun kesadaran kolektif warga akan pentingnya kontribusi pajak bagi kemajuan daerah.
Dengan capaian signifikan serta dukungan masyarakat yang terus meningkat, Pemerintah Kota Tasikmalaya optimistis langkah serupa akan terus digelar di berbagai titik—demi mewujudkan kota yang tertib administrasi, berdaya saing, dan sejahtera. ***












