Sejak 2019 Belum Dibayar, Ratusan Warga Garut Pertanyakan UGR Tol Getaci

- Reporter

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak 2019 belum dibayar, ratusan warga Garut pertanyakan UGR Tol Getaci.

Sejak 2019 belum dibayar, ratusan warga Garut pertanyakan UGR Tol Getaci.

GARUT,METROJABAR.CO.ID –Sudah enam tahun lamanya warga Desa Sukarame, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, menunggu kepastian pembayaran Uang Ganti Rugi (UGR) dari proyek strategis nasional Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci). Namun, penantian itu belum juga berakhir.

Ratusan warga pun memadati Kantor Desa Sukarame, Kamis (30/10/2025), untuk menuntut penjelasan dan meminta pemerintah turun tangan atas lambatnya proses pembayaran.

Salah seorang warga, Midah Hamidah, mengaku lelah dengan janji-janji yang tak kunjung ditepati. Ia mengatakan, rumah dan tanah peninggalan orang tuanya kini terancam tanpa kepastian.

“Saya punya dua rumah di tanah yang terdampak tol. Awalnya ditaksir Rp780 juta, tapi kemudian direvisi hanya naik Rp50 juta. Padahal harga tanah di sini sekarang sudah jauh lebih tinggi,” tutur Midah.

“Kami bukan menolak proyek, tapi tolong hargai hak kami. Ini sudah dari 2019 belum ada kejelasan, rumah rusak pun tak bisa diperbaiki karena takut nanti dibongkar,” tambahnya dengan nada kecewa.

Permasalahan tidak hanya soal nilai ganti rugi, tapi juga data bidang tanah dan bangunan yang disebut warga tidak transparan. Sejumlah warga mengaku lahan mereka masuk peta pembebasan, tetapi bangunan di atasnya justru tidak diakui.

Menanggapi hal itu, Watch Relation of Corruption dan Pengawas Aset Negara Republik Indonesia (WRC PAN RI) ikut turun tangan mendengarkan aspirasi masyarakat.

Ketua WRC PAN RI, Ari Chandra, SH, menyebut pihaknya menerima laporan resmi dari kepala desa terkait keluhan warga yang hingga kini belum mendapatkan kepastian hukum.

“Ada data yang tidak sinkron antara peta pembebasan dan kondisi lapangan. Misalnya, lahan dihitung tapi bangunannya tidak. Ini menimbulkan konflik baru dan kebingungan di masyarakat,” jelas Ari.

Ia menegaskan, WRC PAN RI akan melakukan advokasi dan mediasi dengan pihak terkait, mulai dari Satgas Provinsi, BPN, hingga pelaksana proyek, agar persoalan ini segera diselesaikan secara transparan.

“Kami akan menelusuri kebenarannya dan mendorong agar pemerintah membuka proses verifikasi UGR secara terbuka. Jangan sampai hak warga diabaikan karena kelalaian administrasi,” tegasnya.

Tol Getaci sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional dengan panjang lebih dari 206 kilometer, menghubungkan kawasan Gedebage (Bandung) hingga Cilacap (Jawa Tengah). Namun, progres proyek ini di sejumlah titik, termasuk wilayah Garut, terkendala pembebasan lahan yang belum tuntas sejak 2019.

WRC PAN RI mendesak agar seluruh data pembayaran UGR dibuka ke publik agar tidak terjadi kesalahpahaman antara warga dan pihak pelaksana proyek. Transparansi dinilai menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap proyek nasional ini.

“Kalau memang sudah ada penetapan nilai dan hasil survei lapangan, tunjukkan datanya secara terbuka. Jangan sampai ada kesan bahwa proses ini hanya menguntungkan segelintir pihak,” pungkas Ari.***

Facebook Comments Box

Editor : Agus Kusmayadi

Sumber Berita : Lipsus

Berita Terkait

PLN UP3 Majalaya Perkuat Komitmen Transisi Energi melalui Program Clean Energy Day
PLN UP3 Majalaya Hadirkan Sambungan Listrik Gratis bagi Dua Keluarga di Desa Mekarwangi
Anggota DPR RI Cek Gudang Bulog Garut, Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Tetap Aman
KDM : Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Bakal Dibangun Plataran Caruban
Putri-putri Cantik dan Pengawal Kerajaan Memukau Penonton Kirab Budaya di Cirebon
KDM Siap Tata Kawasan Alun-alun Karawang Menjadi Kota Tua Penuh Cinta
Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar
PMI Garut Lantik 300 Anggota PMR se-Garut Utara, Siapkan Relawan Muda Masa Depan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:08 WIB

PLN UP3 Majalaya Perkuat Komitmen Transisi Energi melalui Program Clean Energy Day

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:44 WIB

PLN UP3 Majalaya Hadirkan Sambungan Listrik Gratis bagi Dua Keluarga di Desa Mekarwangi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:28 WIB

Anggota DPR RI Cek Gudang Bulog Garut, Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Tetap Aman

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:12 WIB

KDM : Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Bakal Dibangun Plataran Caruban

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:06 WIB

Putri-putri Cantik dan Pengawal Kerajaan Memukau Penonton Kirab Budaya di Cirebon

Berita Terbaru

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong mahasiswa untuk mendaftarkan inovasinya ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jabar agar memiliki hak cipta secara resmi.

PENDIDIKAN

Wagub Erwan Dorong Mahasiswa Patenkan Inovasi ke Kemenkum

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:16 WIB