METROJABAR.CO.ID — Upaya penyelamatan ekosistem Waduk Saguling kembali mendapat dukungan besar dari TNI AD. Ratusan personel dan relawan mengikuti kegiatan pembersihan eceng gondok yang ditinjau langsung oleh Aster Kasad Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen di wilayah Kodim 0609/Cimahi, bertempat di Saung Eceng Bening Saguling, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, (27/11).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 300 peserta tersebut menjadi bentuk nyata komitmen TNI dalam mendukung kelestarian lingkungan sekaligus penanganan pencemaran yang selama ini mengganggu kualitas air Waduk Saguling.
Dandim 0609/Cimahi Letkol Inf Ratno, S.H., M.I.P. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kepercayaan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) kepada Kodim 0609/Cimahi untuk menangani pembersihan kawasan waduk.
“Kami mendapat kepercayaan dari Bapak Kasad untuk melaksanakan pembersihan di Waduk Saguling. Kasad sudah membantu kami dengan menurunkan enam unit ponton. Kegiatan ini sudah berjalan lebih dari satu bulan,” ujar Letkol Ratno.

Menurutnya, pembersihan eceng gondok ditargetkan mencakup area seluas ±978 hektare, meliputi kawasan Gelanggang hingga Mekarjaya. Dari target besar tersebut, pembersihan tahap awal ditargetkan dapat merampungkan sekitar 78 hektare dalam waktu tiga bulan.
Letkol Ratno menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penanganan sampah, melainkan bagian dari implementasi program unggulan Kasad “Manunggal dengan Alam”, yaitu upaya TNI AD untuk memberikan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan.
“Ketika Saguling bersih, manfaatnya akan dirasakan masyarakat, baik secara ekonomi maupun kualitas hidup. Ini bukti nyata kehadiran negara melalui TNI AD,” tambahnya.
Ia juga berharap Indonesia Power, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat terus melanjutkan program ini agar penjagaan kebersihan waduk dilakukan secara berkelanjutan.
Pemkab Bandung Barat Apresiasi dan Siap Bersinergi dengan TNI
Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Kasad yang telah mengoperasikan enam unit perahu ponton khusus untuk pembersihan perairan Saguling.
“Kami berterima kasih kepada Pak Kasad. Dengan bantuan ponton ini, pembersihan bisa dilakukan lebih efektif. Pemerintah daerah siap bekerja sama dengan TNI dan masyarakat untuk memastikan kegiatan ini berjalan berkelanjutan,” ujarnya.
Asep menegaskan bahwa Pemkab Bandung Barat tidak ingin kegiatan pembersihan hanya menjadi acara seremonial, tetapi harus berlanjut menjadi program jangka panjang yang benar-benar berdampak.
“Kami tidak ingin kegiatan ini sifatnya hanya pragmatis. Harapan kami, instruksi dan harapan Pak Kasad dapat direalisasikan secara terus-menerus,” tambahnya.
Pembersihan eceng gondok di Waduk Saguling menjadi salah satu fokus nasional dalam pemulihan lingkungan dan sumber air. Kehadiran Aster Kasad di lapangan mempertegas bahwa TNI AD berada di garda depan dalam dukungan terhadap program-program lingkungan yang menyentuh kehidupan masyarakat.
Sinergi Kodim 0609/Cimahi, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Indonesia Power, serta masyarakat setempat menunjukkan bahwa upaya menjaga kelestarian Waduk Saguling merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan adanya dukungan personel, teknologi ponton, dan komitmen multipihak, Waduk Saguling diharapkan dapat kembali bersih, produktif, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga sekitar ***












