METRO JABAR.CO.ID – Tanpa ragu, produk unggulan warga binaan Lapas Kelas IIA Kuningan, Peci Peupeujeuh, siap menginjak gas menembus pasar lokal dan menjelajahi seluruh sudut Kota Kuningan. Produk kerajinan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kemandirian di balik tembok lapas mampu melahirkan karya berkualitas dan bernilai ekonomi.
Langkah ekspansi pemasaran tersebut merupakan hasil sinergi antara Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, dengan Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan, Alvin Fitranda, Selasa (16/12). Kolaborasi ini menjadi strategi penting untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus mengangkat potensi produk warga binaan ke level yang lebih kompetitif.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menegaskan bahwa Peci Peupeujeuh bukan sekadar produk kerajinan, melainkan simbol keberhasilan pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.
“Peci Peupeujeuh dibuat dengan ketelitian dan standar kualitas yang baik. Produk ini memiliki daya saing dan siap dipasarkan secara lebih luas,” ujarnya.
Apresiasi pun datang dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan. Kepala Bidang UMKM, Alvin Fitranda, menilai kualitas Peci Peupeujeuh sudah memenuhi standar pasar UMKM lokal.
“Kerapian jahitan dan hasil akhirnya sangat baik. Produk ini layak masuk pasar dan berpotensi dikembangkan ke segmen yang lebih luas,” ungkapnya.
Ke depan, pemasaran Peci Peupeujeuh akan digencarkan melalui berbagai kanal, mulai dari pemasaran digital, pameran dan bazar UMKM, hingga penempatan di toko oleh-oleh khas Kuningan. Produk ini juga direncanakan hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan sebagai bagian dari strategi promosi berkelanjutan.
Melalui kolaborasi Lapas Kuningan dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan, Peci Peupeujeuh diharapkan mampu menjadi produk kebanggaan daerah. Lebih dari itu, kehadirannya membuka jalan kemandirian ekonomi bagi warga binaan sebagai bekal positif saat kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat ***












