Langkah Konkret Pemerintah Satu Bulan Pasca Bencana

- Reporter

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang, METROJABAR.CO.ID | Pemerintah menunjukkan langkah cepat dan konkret dalam penanganan pascabencana. Pada hari pertama tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung 600 unit pertama dari total 15.000 rumah hunian yang sedang dibangun oleh Danantara, sekaligus memimpin rapat koordinasi di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Dalam kurun waktu satu bulan pascabencana, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan lebih dari 1.000 unit rumah hunian yang tersebar di tiga provinsi. Pembangunan tersebut dilakukan seiring dengan proses pembangunan unit rumah lainnya serta perbaikan fasilitas publik yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.

Hunian yang dibangun di Aceh Tamiang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti akses WiFi gratis, air bersih, listrik, tempat ibadah, fasilitas bermain anak, serta akses jalan utama yang memadai. Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan yang layak dan aman.

Di atas lahan seluas 5,5 hektare milik BUMN, pemerintah saat ini tengah membangun sebanyak 2.500 unit rumah hunian. Sementara itu, di seberang kompleks tersebut juga telah dibangun kawasan hunian tetap di atas lahan seluas 3,5 hektare.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan hunian yang layak dalam waktu cepat bagi masyarakat terdampak bencana. Selanjutnya, Pemerintah Daerah akan bertugas melakukan pendataan serta pengaturan warga yang berhak menempati rumah hunian tersebut agar penyalurannya tepat sasaran. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Daop 2 Bandung Sampaikan Duka Cita atas Insiden Operasional di Bekasi dan Permohonan Maaf Sejumlah Perjalanan KA Terdampak
Insiden Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Menuju Bandung Dibatalkan
Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
RSHS Dilaporkan ke Polda Jabar Terkait Kasus Bayi Nyaris Tertukar
Kuasa Hukum Nina Sebut Belum ada Kesepakatan Damai Antara RSHS dengan Ibu Bayi dan Meminta Tes DNA
Anggaran Tablet BGN 508,4 Miliar Disorot, Kang Joker: Potensi Pemborosan di Tengah Krisis Gizi
LSM PMPRI Nilai Pengadaan Kaus Kaki 6,9 Miliar di BGN Melukai Rasa Keadilan Rakyat
LSM PMPRI Soroti Kejanggalan Pengadaan Motor Operasional Badan Gizi Nasional Senilai Rp1 Triliun

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 10:50 WIB

Daop 2 Bandung Sampaikan Duka Cita atas Insiden Operasional di Bekasi dan Permohonan Maaf Sejumlah Perjalanan KA Terdampak

Selasa, 28 April 2026 - 08:55 WIB

Insiden Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Menuju Bandung Dibatalkan

Rabu, 22 April 2026 - 09:54 WIB

Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026

Jumat, 17 April 2026 - 20:41 WIB

RSHS Dilaporkan ke Polda Jabar Terkait Kasus Bayi Nyaris Tertukar

Senin, 13 April 2026 - 11:51 WIB

Kuasa Hukum Nina Sebut Belum ada Kesepakatan Damai Antara RSHS dengan Ibu Bayi dan Meminta Tes DNA

Berita Terbaru