BANDUNG, METROJABAR.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang digitalisasi. Sumedang dinobatkan sebagai salah satu daerah yang dinilai sukses melakukan transformasi digital, berinovasi, serta menunjukkan semangat tinggi dalam membangun literasi digital.
Penghargaan itu diapresiasi langsung dalam ajang Bandung Digital Security Forum 2026 yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama komunitas Jurnalis Hukum Bandung (JHB), Kamis (29/10/2026) di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, kota Bandung.
Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila mengucapkan terima kasih kepada PWI Jabar dan rekan-rekan media JHB atas penyelenggaraan forum tersebut. Kata Fajar, memasuki era teknologi dan dunia digital (cyber world), pemerintah dihadapkan pada dua sisi mata uang yang memiliki dampak positif sekaligus negatif.
"Kami harus menjaga keamanan data masyarakat secara optimal dan sisi lain mencerdaskan masyarakat agar cakap digital. Peran media juga kami nilai sangat vital dan memiliki tugas yang semakin berat di era sekarang. Media tidak hanya bertanggung jawab menyajikan informasi, tetapi juga wajib memberikan literasi, edukasi, serta perlindungan bagi masyarakat pembaca. Perlindungan ini penting agar masyarakat terhindar dari paparan hoaks, penggiringan opini yang tidak bertanggung jawab, serta informasi dari sumber data yang tidak jelas," katanya.
Selain pencapaian di bidang literasi digital, Sumedang juga sukses mencuri perhatian lewat pelaksanaan pemilihan kepala desa berbasis elektronik atau e-voting Pilkades.
"Program e-voting ini berawal dari gagasan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang sebelumnya sempat diujicobakan secara terbatas di Indramayu dan Garut, namun baru berjalan di satu desa secara bertahap. Kami ketika dihubungi dari provinsi, langsung menyatakan kesiapan penuh untuk mengimplementasikannya," ujar Fajar
Dia mengaku, berkat koordinasi yang baik, e-voting Pilkades di Sumedang akhirnya sukses dilangsungkan secara serentak di 92 desa tanpa kendala berarti. Fajar menyebut meski tantangan terbesar adalah mengedukasi masyarakat kelompok lanjut usia (lansia) yang sudah terbiasa dengan metode manual, namun pendampingan dan bimbingan yang intensif berhasil mengatasi hal tersebut.
"Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti kesiapan Kabupaten Sumedang dalam mengadopsi inovasi teknologi pemerintahan secara menyeluruh
," ujarnya.***
Ciptakan Ruang Digital Aman dan Sehat,PWI Jabar dan JHB akan Menggelar Seminar Bandung Digital Safety Forum 2026
Sekda Herman Lepas 3.000 Mahasiswa KKN Tematik Pengelolaan Sampah
Blunder Tata Kelola Fiskal Pemprov Jabar, Rencana Utang Rp3,4 Triliun Gagal Total
SMP PCI Baleendah dan Museum Pendidikan Nasional UPI Perkuat Kolaborasi, 83 Siswa Belajar Sejarah hingga Sains
Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 Digelar di Jakarta, Perkuat Komersialisasi Inovasi dan Daya Saing Nasional
Dukung jurnalisme independen kami dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi e-wallet atau m-banking kesayangan Anda.
Terima kasih banyak atas apresiasi & dukungan Anda!