KDM Yakin KUR Perumahan Ciptakan Multiplier Effect

- Reporter

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi program KUR.

Ilustrasi program KUR.

KARAWANG,METROJABAR.CO.ID– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi optimistis program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan akan membawa efek berganda atau multiplier effect ekonomi bagi rakyat Jabar.

Menurut Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, program pemerintah pusat jangan hanya dilihat dari sisi permintaan (demand) rumah, tetapi juga dari sisi pengembang dan ekonomi yang bergerak di sekitarnya.

“Rumah itu dibangun oleh siapa? Kontraktor, mandor bangunan, kuli bangunan. Ini lingkaran ekonomi yang melahirkan pertumbuhan. Kemudian ada toko bangunan, sopir pengangkut bahan, ada karyawan, UMKM,” kata KDM dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan dan Penguatan Ekosistem Perumahan di Karawang, Senin (27/10/2025).

Program KUR Perumahan juga akan menghidupkan dunia pertambangan.

“Pertambangannya yang memiliki izin yang baik, (materialnya) diangkut dengan angkutan memadai, tidak menimbulkan kerusakan jalan dan kecelakaan,” katanya.

Menurut KDM, hal yang perlu diperhatikan dalam program KUR Perumahan adalah keteraturan tata ruang. Dalam memilih lokasi rumah, pengembang harus mematuhi aturan tata ruang.

“Di situlah tata ruang pentingnya. Di mana wilayah pertambangan, industri, perumahan, ruang terbuka hijau.Circle ini semuanya harus jalan,” katanya.

Untuk menyukseskan program KUR Perumahan, menurut KDM, perlu ada orkestrasi dari gubernur, bupati dan wali kota yang baik. “Hari ini saya bangga serapan KUR Perumahan tinggi,” katanya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan, serapan KUR Perumahan di Jabar paling tinggi nasional. “(Serapan) rumah subsidi paling tinggi di Jawa Barat,” kata Ara.

Menteri Ara mengapresiasi kinerja KDM yang mendorong dengan keras program KUR Perumahan. “Terima kasih atas kebijakannya yang turun ke lapangan,” katanya.

Ia pun yakin program ini dapat memberikan lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar perumahan.

“Satu rumah subsidi yang bekerja lima orang, kalau ada 100 ribu saja (KUR yang masuk), ada 500 ribu orang bekerja,” pungkas Ara.***

Facebook Comments Box

Editor : Agus Kusmayadi

Sumber Berita : Humas Jabar

Berita Terkait

Pengacara Sebut Ada Kejanggalan Atas Penggeledahan Rumah Ono Surono oleh KPK
KPK Geledah Rumah Kediaman Ono Surono di Bandung
Langkah Konkret Pemerintah Satu Bulan Pasca Bencana
Pemdaprov Jabar Tetapkan UMK dan UMSK di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
Warga Binaan Lapas Sukamiskin Hasilkan Speedboat Fiberglass, Kalapas: Bukti Pembinaan Berbasis Kemandirian
Direktur IPRC Indra Purnama: Kasus Erwin-Rendiana Momentum Evaluasi Total Tata Kelola Pemkot Bandung
Kejari Bandung Resmi Tetapkan Erwin Walikota Bandung Sebagai Tersangka Korupsi
PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh, Direksi Turun Langsung ke Lokasi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 21:25 WIB

Pengacara Sebut Ada Kejanggalan Atas Penggeledahan Rumah Ono Surono oleh KPK

Rabu, 1 April 2026 - 21:06 WIB

KPK Geledah Rumah Kediaman Ono Surono di Bandung

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:35 WIB

Langkah Konkret Pemerintah Satu Bulan Pasca Bencana

Jumat, 26 Desember 2025 - 18:03 WIB

Pemdaprov Jabar Tetapkan UMK dan UMSK di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:20 WIB

Warga Binaan Lapas Sukamiskin Hasilkan Speedboat Fiberglass, Kalapas: Bukti Pembinaan Berbasis Kemandirian

Berita Terbaru

Rumah kediaman Wakil DPRD Jabar,Ono Surono di kawasan Kel. Gumuruh,Kec.Batununggal,Kota Bandung.

Uncategorized

KPK Geledah Rumah Kediaman Ono Surono di Bandung

Rabu, 1 Apr 2026 - 21:06 WIB