KDM Tekankan Nilai Rasa dalam Peradaban Sunda di Dies Natalis ke-58 UIN Bandung

- Reporter

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KDM tekankan nilai rasa dalam peradaban sunda di Dies Natalis ke-58 UIN Bandung.

KDM tekankan nilai rasa dalam peradaban sunda di Dies Natalis ke-58 UIN Bandung.

BANDUNG,METROJABAR.CO.ID -Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menegaskan bahwa peradaban tertinggi dalam falsafah Sunda terletak pada “rasa”, bukan pada tulisan maupun aturan yang dikodifikasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang digelar di Gedung Aula Anwar Musaddad, Kota Bandung, Rabu (8/4/2026).

“Dalam falsafah Sunda, peradaban tertinggi itu rasa. Karena tertinggi rasa maka orang Sunda itu tidak menulis peradaban, orang Sunda tidak mendiskusikan peradaban, tidak membuat konsensus, dia yang tertinggi,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan, dalam perspektif tersebut, pemahaman nilai kehidupan cukup dilakukan melalui penghayatan.

“Dengan melihat memandang, mendengar, dan merasa maka dia bisa merasakan mana yang mesti dilakukan dan mana yang mesti tidak dilakukan,” ungkapnya

Menurut Dedi, nilai-nilai itu juga tercermin dalam praktik kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda yang selaras dengan alam.

Ia mencontohkan penggunaan rumah panggung dan material bambu sebagai bentuk kearifan lokal.

Lebih lanjut, ia menyoroti larangan eksploitasi alam dalam budaya Sunda, termasuk aktivitas penambangan. Dalam pandangan Sunda, manusia yang paling buruk adalah yang merusak alam.

“Yang paling buruk adalah orang yang menebang pohon sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Oleh karena itu, melalui momentum Dies Natalis ini, KDM mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus merawat nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan peradaban yang berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Kusmayadi

Editor : Tim Metrojabar

Sumber Berita : Humas Jabar

Berita Terkait

Keren!! Ditengah Kesibukan Sebagai Pesepak Bola,Gelandang Persib Bechkam Putra Raih Gelar Sarjana
KDM Siap Bantu Perguruan Tinggi
Perhutani Fasilitasi PKL Siswa SMKN 2 Bandung di KPH Bandung Utara
Ramadhan Jadi Momen Emas, Al-Munar Didik Anak Jadi Generasi Berakhlak Mulia
PIKI Bersama ITHB Perkuat Sinergi Riset dan Pendidikan Karakter
113 Mahasiswa Jawa Barat Menjalani Pendidikan Dasar Bela Negara Menwa Mahawarman
FPIK Unpad–Yayasan Garuda di Lautku Inisiatif Perkuat Tata Kelola dan Hilirisasi Industri Sidat Lewat Kerja Sama Strategis
Dinas Pendidikan Aceh Jadi Teladan Nasional dalam Kepemimpinan dan Transformasi Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Keren!! Ditengah Kesibukan Sebagai Pesepak Bola,Gelandang Persib Bechkam Putra Raih Gelar Sarjana

Kamis, 9 April 2026 - 13:17 WIB

KDM Siap Bantu Perguruan Tinggi

Kamis, 9 April 2026 - 13:09 WIB

KDM Tekankan Nilai Rasa dalam Peradaban Sunda di Dies Natalis ke-58 UIN Bandung

Rabu, 1 April 2026 - 16:58 WIB

Perhutani Fasilitasi PKL Siswa SMKN 2 Bandung di KPH Bandung Utara

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:33 WIB

Ramadhan Jadi Momen Emas, Al-Munar Didik Anak Jadi Generasi Berakhlak Mulia

Berita Terbaru

Seorang pria dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat melakukan penebangan pohon di Kampung Pasirastana, Desa Pasirwaru, Kecamatan Blubur Limbangan, Kabupaten Garut, Selasa (14/4/2026).

Uncategorized

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohong

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:11 WIB