Bandung, METROJABAR.CO.ID | Memperingati Hari Sumpah Pemuda 2025, jajaran Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung kembali menegaskan komitmen zero halinar (handphone, pungli, dan narkoba). Komitmen tersebut diwujudkan melalui razia penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Andhika Saputra, Selasa 28 Oktober 2025.
Kalapas Kelas IIA Banceuy, Ronny Widyatmoko, menyampaikan bahwa razia dilakukan secara acak di beberapa blok hunian warga binaan. “Penggeledahan dipimpin KPLP dan dilakukan ke sejumlah kamar hunian secara acak,” ujarnya.
KPLP Andhika Saputra menjelaskan bahwa razia melibatkan petugas pengamanan, regu jaga, dan anggota Polri. “Dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, kami melakukan razia acak di kamar hunian,” katanya.
Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang terlarang yang dibawa warga binaan, seperti beberapa unit handphone, gas portable, korek gas, kompor portable, cutter, tang, kabel charger, headset, serta botol parfum.
Andhika menegaskan bahwa seluruh barang terlarang tersebut akan dimusnahkan. “Sesuai arahan Kalapas, barang-barang hasil razia ini akan dimusnahkan pada 10 November mendatang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan,” jelasnya.
Selain itu, warga binaan yang kedapatan menyimpan barang terlarang akan dikenai sanksi tegas. “Terutama bagi yang membawa handphone, sanksinya jelas karena mereka tidak mengikuti komitmen zero halinar,” tambah Andhika.***












