Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta

- Reporter

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.

PURWAKARTA,METROJABAR.CO.ID – Program gentengisasi atau mengganti atap rumah dengan genteng dimulai dari Jawa Barat (Jabar).

Sebanyak 44.000 buah genteng dikirimkan dari pabrik genteng PG. Padi Super yang berlokasi di Desa Pamoyanan Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta kepada pembeli perdana Hunian Warisan Bangsa Purwakarta milik Lippo Grup.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melepas langsung pengiriman genteng dari pabrik, Selasa (14/4/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, Jabar menjadi pelaksana program gentengisasi karena dukungan ketersediaan produksi gentengnya. Selain di Purwakarta, produsen genteng juga ada di Majalengka dan Cirebon.

“Kita gelorakan gentengisasi dari Jabar sesuai arahan presiden,” jelasnya.

Ia menyebutkan tahun ini ditargetkan sebanyak 62.500 unit rumah subsidi akan dibangun sehingga membutuhkan sekitar 45 juta buah genteng.

Ini menjadi kesempatan bagi pengusaha dan UMKM genteng di Jabar khususunya Indramayu untuk kembali bangkit. Maruarar berpesan agar produksi genteng dapat dimaksimalkan dengan tetap menjaga kualitas dan harus bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Dari rumah subsidi saja marketnya sekitar Rp100 miliar, belum untuk program renovasi rumah dan perumahan lainnya. Saatnya industri genteng kembali bangkit,” tegasnya.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menambahkan, dengan program gentengisasi diharapkan industri genteng di Jabar dapat kembali tumbuh.

“Nanti pengusaha harus memperbaiki upah pekerja. Pemprov Jabar siap memberikan jaminan kesehatan. Jadi pengusaha kembali untung sementara pekerja semakin sejahtera,” jelas KDM, sapaan akrab gubernur.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein meminta genteng hasil produksi perajin dari Purwakarta memiliki kualitas yang bagus. Ia pun siap membantu proses SNI secara gratis.

“Kebutuhan untuk Jabar sekitar 12 juta buah, itu bisa mencapai Rp27 miliar, syaratnya jaga kualitas dengan harga yang kompetitif dan karyawan harus semakin sejahtera,” tuturnya.

Pemilik pabrik genteng Farid mengatakan, selama ini pabrik bermitra dengan 72 perajin genteng yang ada di Purwakarta. Kapasitas produksi setahun maksimal hanya 3 juta buah. Menurutnya jika kapasitas dapat dimaksimalkan maka kesejahteraan pekerja dan perajin genteng tradisional akan membaik.

Perajin genteng saat ini hanya berproduksi dua atau tiga kali sepekan sesuai permintaan pelanggan. Jika program gentengisasi berjalan, produksi siap dilakukan setiap hari.***

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Kusmayadi

Editor : Tim Metrojabar

Sumber Berita : Humas Jabar

Berita Terkait

KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
Sekda Jabar Herman Suryatman Angkat Bicara Terkait Kasus Viral Dugaan Tukar Bayi di RSHS
Wagub Erwan Dukung Sophia Rebecca Harumkan Jabar pada Miss World Tourism 2026
Banyak Dimanfaatkan Jaringan Narkoba Melalui Zat Terlarang,BNN Jabar Akan Awasi Penggunaan Vape
Tangani Campak,Dinkes Jabar Laksanakan Respon Imunisasi
Buka Liga Sabrengna 2026, KDM Dorong Semangat Kebersamaan dan Pembenahan Stadion Arcamanik
Kematian Anak Harimau Huru dan Hara di Bandung Zoo, Ono Surono Soroti Kelalaian Pemkot dan Kementerian

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:32 WIB

KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar

Rabu, 15 April 2026 - 08:55 WIB

Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta

Jumat, 10 April 2026 - 16:14 WIB

Sekda Jabar Herman Suryatman Angkat Bicara Terkait Kasus Viral Dugaan Tukar Bayi di RSHS

Jumat, 10 April 2026 - 07:25 WIB

Wagub Erwan Dukung Sophia Rebecca Harumkan Jabar pada Miss World Tourism 2026

Senin, 6 April 2026 - 22:23 WIB

Banyak Dimanfaatkan Jaringan Narkoba Melalui Zat Terlarang,BNN Jabar Akan Awasi Penggunaan Vape

Berita Terbaru

Seorang pria dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat melakukan penebangan pohon di Kampung Pasirastana, Desa Pasirwaru, Kecamatan Blubur Limbangan, Kabupaten Garut, Selasa (14/4/2026).

Uncategorized

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohong

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:11 WIB