GARUT,METROJABAR.COMID – Haru menyelimuti Kampung Cidahu, Desa Mekar Mulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Seorang lansia bernama Ibu Uun (65), yang selama ini hidup dalam keterbatasan, tak kuasa menahan air mata saat rumahnya yang dulu nyaris roboh kini mulai berdiri kokoh berkat sentuhan tangan para prajurit TNI.
Selama bertahun-tahun, Ibu Uun seorang buruh harian lepas sekaligus janda—tinggal di rumah sederhana yang jauh dari kata layak. Atap bocor, dinding rapuh, hingga lantai yang tidak memadai menjadi bagian dari kesehariannya. Namun kini, harapan itu datang melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.
Program yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini menjadikan rumah Ibu Uun sebagai salah satu sasaran renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Perlahan tapi pasti, bangunan yang dulunya memprihatinkan kini berubah menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman.
Komandan Satuan Tugas TMMD ke-128, Dandim 0611/Garut Letkol Inf Andrik Fahrizal, menegaskan bahwa kehadiran TNI bukan hanya untuk membangun fisik, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat.
“Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun semangat dan harapan. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Kamis (23/4/2026).
Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong. Prajurit TNI bahu-membahu bersama warga setempat, mengangkat material, memasang rangka, hingga memperbaiki setiap sudut rumah dengan penuh kepedulian.
Bagi Ibu Uun, bantuan ini bukan sekadar perbaikan tempat tinggal, melainkan titik balik dalam hidupnya. Di usia senja, ia akhirnya bisa merasakan tinggal di rumah yang layak, aman, dan memberikan rasa tenang.
Program TMMD ke-128 pun kembali membuktikan bahwa kebersamaan antara TNI dan rakyat mampu menghadirkan perubahan nyata—bahkan mengubah air mata kesedihan menjadi air mata kebahagiaan.***
Penulis : Agus Kusmayadi
Editor : Tim Metrojabar
Sumber Berita : Wawancara












