Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di Awal 2026, Jawa Barat Jadi Motor Pertumbuhan Investasi Emas

- Reporter

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METROJABAR – PT Pegadaian kembali menunjukkan performa luar biasa pada awal tahun 2026. Memasuki usia ke-125 tahun, perusahaan keuangan milik negara ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,38 triliun hingga 30 April 2026, melonjak tajam 87,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp2,34 triliun.

Lonjakan kinerja tersebut menjadi bukti kuat bahwa transformasi digital yang dijalankan Pegadaian, dipadukan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, mampu menjadi fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi nasional.

Tidak hanya mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan, Pegadaian juga berhasil memperkuat struktur bisnisnya melalui peningkatan total aset yang mencapai Rp183,8 triliun, naik 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp117,8 triliun. Sementara itu, Outstanding Loan (OSL) gross tercatat menembus Rp153,6 triliun, atau tumbuh 58,8 persen dibandingkan capaian tahun 2025 sebesar Rp96,7 triliun.

Keberhasilan tersebut juga dibarengi dengan kualitas pembiayaan yang semakin sehat. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) berhasil ditekan dari 0,82 persen pada April 2025 menjadi hanya 0,51 persen pada April 2026. Capaian ini menunjukkan komitmen Pegadaian dalam menjaga prinsip kehati-hatian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan Pegadaian serta dukungan dan kepercayaan jutaan nasabah di seluruh Indonesia.

Menurutnya, Pegadaian terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat modern melalui pengembangan layanan berbasis teknologi digital serta inovasi produk investasi yang semakin mudah diakses berbagai kalangan.

“Hadirnya layanan Bulion dan kemudahan transaksi melalui aplikasi Tring! diharapkan menjadi motor penggerak baru yang mampu memperluas akses investasi emas bagi seluruh generasi masyarakat Indonesia,” ujar Damar.

Di tingkat regional, PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat turut menjadi salah satu kontributor penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan secara nasional. Tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas serta pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi Tring! menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan kinerja di wilayah tersebut.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Pegadaian yang telah bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menilai, capaian positif yang diraih saat ini merupakan refleksi dari meningkatnya kepercayaan masyarakat Jawa Barat terhadap berbagai produk dan layanan Pegadaian.

“Kinerja positif ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat Jawa Barat kepada Pegadaian. Kami akan terus memperluas akses layanan, baik melalui jaringan outlet maupun digitalisasi, agar semakin banyak masyarakat yang dapat merencanakan masa depan keuangan mereka dengan aman dan menguntungkan,” kata Eko.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa edukasi mengenai investasi emas sebagai instrumen safe haven terus menjadi fokus utama perusahaan. Pegadaian juga terus memperluas pemanfaatan layanan Bulion guna menjangkau berbagai segmen masyarakat, mulai dari pelaku UMKM hingga investor ritel.

Sebagai perusahaan pertama yang memperoleh izin operasional usaha Bulion atau Bank Emas dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pegadaian kini menghadirkan ekosistem layanan emas yang semakin lengkap. Berbagai produk unggulan telah tersedia, mulai dari Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.

Didukung infrastruktur keamanan berstandar internasional serta pengalaman panjang dalam pengelolaan aset emas, Pegadaian optimistis mampu terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi nasional.

Melalui semangat transformasi dan inovasi yang berkelanjutan, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus “MengEMASkan Indonesia”, sekaligus membantu masyarakat membangun masa depan keuangan yang lebih kuat, aman, dan sejahtera melalui investasi emas yang terpercaya ***

Facebook Comments Box

Statistik Pembaca: 195 Views

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Ganti 2.800 Meter Rel Untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan KA
Hari Kebangkitan Nasional, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Lewat Program “MeiLaju Lebih Terang”
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 98 Ribu Tiket Terjual
Selama Bulan Januari – April 2026, Pengguna Jasa KA di Wilayah Daop 2 Bandung Tembus 1,7 Juta
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Citra Perusahaan
KAI Daop 2 Bandung Jalankan 2 KA Tambahan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
KDM Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:05 WIB

Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di Awal 2026, Jawa Barat Jadi Motor Pertumbuhan Investasi Emas

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:39 WIB

KAI Daop 2 Bandung Ganti 2.800 Meter Rel Untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan KA

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:33 WIB

Hari Kebangkitan Nasional, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Lewat Program “MeiLaju Lebih Terang”

Senin, 18 Mei 2026 - 18:57 WIB

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 98 Ribu Tiket Terjual

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:23 WIB

Selama Bulan Januari – April 2026, Pengguna Jasa KA di Wilayah Daop 2 Bandung Tembus 1,7 Juta

Berita Terbaru