BANDUNG, METROJABAR.CO.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespon curhatan dua siswi SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, yang diunggah melalui media sosial.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @aritacpaz23, dua siswi tersebut menyampaikan keluhan terkait kondisi gedung sekolah mereka yang mangkrak selama lebih dari satu dekade.
Kali ini, curhatan dua siswi SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, yang diunggah melalui TikTok berhasil menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana media sosial kini menjadi saluran efektif bagi masyarakat, termasuk pelajar, untuk menyuarakan kondisi yang mereka hadapi secara langsung kepada pemangku kebijakan.
Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan respons positif.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan sekolah tersebut sebelumnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi sebelum kewenangan pengelolaan SMA dan SMK dialihkan ke pemerintah provinsi pada 2016.
“Saya ucapkan terima kasih pada adik-adik yang sudah menyampaikan. Itu sekolah dulu dibangunnya oleh Pemda Kabupaten Bekasi sebelum ada penyerahan ke provinsi dan dibangun dalam posisi tidak selesai,” katanya.
Kang Dedi juga memastikan bahwa pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk segera memasukkan pembangunan sekolah tersebut ke dalam program prioritas.
“Saya sudah sampaikan ke kepala Dinas Pendidikan untuk segera diprogramkan. Mudah-mudahan di perubahan anggaran nanti bisa memasukannya,” tambahnya.
Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana media sosial tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga alat kontrol sosial yang mampu mendorong respons cepat dari pemerintah.***
Penulis : Agus Kusmayadi
Editor : Tim Metrojabar
Sumber Berita : Akun tik tok KDM












