Hindari Berhutang, KDM Anjurkan Masyarakat Menikah Secara Sederhana

- Reporter

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri poses pernikahan massal sederhana di KUA Pusaka, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Selasa (21/4/2026).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri poses pernikahan massal sederhana di KUA Pusaka, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Selasa (21/4/2026).

DEPOK,METROJABAR.CO.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri poses pernikahan massal sederhana di KUA Pusaka, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Selasa (21/4/2026).

KDM-sapaan akrabnya, dalam kesempatan tersebut sekaligus menjadi saksi terhadap lima pasangan yang dinikahkan.

“Selamat kepada para calon suami, jangan sekali kali menyakiti istrinya ya,” tegas KDM.

Pasangan Faza Febrianto dan Dian Fauzi menyatakan senang dan tidak menyangka hari pernikahannya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Jabar.

“Senang dan tidak menyangka pernikahan kami akan disaksikan gubernur dan walikota. Akan menjadi kenangan indah kami,” ujar Faza yang merupakan warga Pamulang.

Ia mengaku semua kebutuhan pernikahan sudah ditanggung. Ia hanya menyediakan mas kawin berupa cincin seberat dua gram.

“Uang menikah yang dikumpulin berdua akan ditabung, semoga bisa untuk modal usaha,” ujarnya.

Pasangan lainnya Sailan dan Nurul Ramadhani berharap program menikah sederhana ini menjadi program unggulan yang dilanjutkan oleh gubernur.

“Berkah buat kami, bangga disaksikan pak KDM. Lanjutkan programnya ya pak,” ujar Sailan yang berprofesi sebagai pedagang tape singkong. Ia memberikan mas kawin cincin emas seberat satu gram.

Di kesempatan tersebut, setiap pasangan mendapatkan hadiah mesin cuci dan kulkas dari bank bjb, sedangkan Gubernur KDM memberikan hadiah menginap dua hari di hotel berbintang.

Bank bjb juga memberikan tabungan untuk uang muka rumah sebesar Rp5 juta dan tambahan Rp2 juta dari walikota depok.

“Uang tabungan tidak boleh dibelanjakan tapi untuk DP rumah, yang sudah punya rumah untuk renovasi. Yang rumahnya tidak layak huni nanti akan direnovasi, dapat bantuan dari Kementerian PKP senilai Rp20 juta,” ujar KDM.

Ia menegaskan tidak perlu memaksakan diri menikah dengan cara berhutang. Apalagi masyarakat di Jabar tercatat sebagai yang terbesar terjerat pinjol.

“Ini habis nikah tidak punya hutang, malah dapat tabungan untuk beli rumah,” tambahnya.

KUA Ramah Lingkungan

KDM juga turut meresmikan KUA Bojongsari yang berkonsep bangunan ramah lingkungan (green building).

Kepala KUA Bojongsari Kota Depok Saiful Millah berterima kasih atas perhatian Kementerian Agama dan KDM yang sengaja datang untuk menyaksikan pernikahan massal sederhana sekaligus melihat kondisi KUA yang cukup representatif sebagai lokasi akad nikah.

“Tentu kami bangga dapat menyediakan lokasi pernikahan di kantor KUA dengan konsep green buliding yang menarik sehingga tidak mengecewakan pengantin. Apalagi sekarang ditengok langsung gubernur,” jelasnya.

Ia mengatakan sejak KUA direnovasi, minat masyarakat untuk menikah di KUA meningkat. Ruangan yang bagus dan ditata dengan tempat akad nikah dan pelaminan mininalis tidak terlalu mengecewakan bagi calon pengantin.

Selain itu ada halaman dan aula kecil yang dapat dipakai pula untuk kegiatan resepsi sederhana. Pada Maret 2026 saja, menurutnya, sekitar 35 persen pasangan pemohon pernikahan di wilayahnya memilih dilaksanakan di KUA.

“Menikah bukan sesaat namun sebuah peristiwa panjang, maka akan lebih baik jika biaya nikah sederhana dan uangnya digunakan untuk masa depan lebih baik, kami di KUA sudah menyiapkan lokasi pernikahan yang bagus,” ujarnya.

Jajang Ridwan, Kasubdit Sarana dan Prasarana KUA Kementerian Agama menambahkan, seluruh KUA akan dirombak dengan konsep bangunan ramah lingkungan dan senyaman mungkin bagi calon pengantin yang mengadakan akad nikah di KUA.

“Ini bentuk negara hadir memaksimalkan layanan pernikahan di KUA. Silakan pergunakan untuk masyarakat. Kementerian akan terus menambah KUA green buliding dimana salah satunya akan dibangun KUA Exelent di Cianjur. Kami akan memberikan layanan paling lengkap. Ada ruang akad nikah yang bagus hingga aula untuk resepsinya,” tutur Jajang.***

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Kusmayadi

Editor : Tim Metrojabar

Sumber Berita : Humas Jabar

Berita Terkait

440 Jemaah Calon Haji Kloter Satu Asal Kota Bandung Diberangkatkan ke Asrama Embarkasi KJT Indramayu
Mayjen TNI Kosasih Membuka Secara Resmi Siliwangi Santri Camp (SSC) Jabar-Banten
Soal Video Viral Bayi Nyaris Tertukar,Pihak RSHS Sebut Murni Kesalahan Prosedur dan Kelalaian Petugas
KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta
Sekda Jabar Herman Suryatman Angkat Bicara Terkait Kasus Viral Dugaan Tukar Bayi di RSHS
Wagub Erwan Dukung Sophia Rebecca Harumkan Jabar pada Miss World Tourism 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 09:48 WIB

Hindari Berhutang, KDM Anjurkan Masyarakat Menikah Secara Sederhana

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

440 Jemaah Calon Haji Kloter Satu Asal Kota Bandung Diberangkatkan ke Asrama Embarkasi KJT Indramayu

Jumat, 17 April 2026 - 20:58 WIB

Mayjen TNI Kosasih Membuka Secara Resmi Siliwangi Santri Camp (SSC) Jabar-Banten

Kamis, 16 April 2026 - 12:56 WIB

Soal Video Viral Bayi Nyaris Tertukar,Pihak RSHS Sebut Murni Kesalahan Prosedur dan Kelalaian Petugas

Rabu, 15 April 2026 - 17:32 WIB

KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar

Berita Terbaru