Perpusnas Serahkan Sertifikat Memory of The World atas Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian

- Reporter

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Naskah Sunda pertama yang tercatat sebagai MoW oleh UNESCO.

Naskah Sunda pertama yang tercatat sebagai MoW oleh UNESCO.

BANDUNG,METROJABAR.CO.ID-Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menyerahkan sertifikat register Memory of The World (MoW) yang dikeluarkan UNESCO atas naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian kepada Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jabar I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka.

Penyerahan diawali pembacaan Prolog Naskah oleh Kepala Biro Humas Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) M. Sumitro.

Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Erwan Setiawan, dan Pimpinan DPRD Jabar, pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Provinsi Jawa Barat di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (19/8/2025).

Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian merupakan naskah Sunda Kuno koleksi Perpusnas RI yang ditulis pada tahun 1518, telah diregistrasi sebagai Memory of the World pada Maret 2025, dan menjadi naskah Sunda pertama yang tercatat sebagai MoW oleh UNESCO.

Sanghyang Siksa Kandang Karesian merupakan sejenis ensiklopedi Sunda pada abad ke-16, yang di dalamnya sarat akan gambaran kekayaan rohani budaya Sunda, ajaran luhur etika dan moral, mencerminkan keluasan hubungan sosial, politik, dan ekonomi masyarakat Sunda dengan bangsa-bangsa lain.

Tujuan utama program Memory of the World adalah untuk melestarikan warisan dokumenter dunia yang berharga, serta memastikan akses universal terhadapnya.

Program yang dicanangkan oleh UNESCO bertujuan untuk mencegah hilangnya koleksi dokumen berharga di seluruh dunia dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga warisan dokumenter.

Pengakuan dunia terhadap Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian menegaskan pentingnya warisan literasi Nusantara sekaligus menjadi kebanggaan bagi Jawa Barat.

Kehadiran naskah tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya pelestarian budaya, literasi, dan sejarah bangsa.***

Facebook Comments Box

Editor : Agus Kusmayadi

Sumber Berita : Humas Jabar

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Tindak Tegas Sopir Truk Penyebab KA Papandayan Tertemper di Petak Jalan Plered–Cikadongdong
PLN UP3 Majalaya Perkuat Komitmen Transisi Energi melalui Program Clean Energy Day
PLN UP3 Majalaya Hadirkan Sambungan Listrik Gratis bagi Dua Keluarga di Desa Mekarwangi
Anggota DPR RI Cek Gudang Bulog Garut, Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Tetap Aman
KDM : Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Bakal Dibangun Plataran Caruban
Putri-putri Cantik dan Pengawal Kerajaan Memukau Penonton Kirab Budaya di Cirebon
KDM Siap Tata Kawasan Alun-alun Karawang Menjadi Kota Tua Penuh Cinta
Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:18 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tindak Tegas Sopir Truk Penyebab KA Papandayan Tertemper di Petak Jalan Plered–Cikadongdong

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:08 WIB

PLN UP3 Majalaya Perkuat Komitmen Transisi Energi melalui Program Clean Energy Day

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:44 WIB

PLN UP3 Majalaya Hadirkan Sambungan Listrik Gratis bagi Dua Keluarga di Desa Mekarwangi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:28 WIB

Anggota DPR RI Cek Gudang Bulog Garut, Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Tetap Aman

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:12 WIB

KDM : Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Bakal Dibangun Plataran Caruban

Berita Terbaru