KDM: Hingga Hari Ini Tidak Ada Deposito, Tapi Uang Kas Daerah

- Reporter

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.

JAKARTA,METROJABAR.CO.ID-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan hingga hari ini tidak ada dana mengendap dalam bentuk deposito di Bank BJB.

Ia mengakui ada dana tersimpan di bank, namun merupakan dana kas daerah senilai Rp2,6 triliun yang dapat digunakan setiap saat jika dibutuhkan.

“Angka Rp2,6 triliun itu sama dengan data yang ada di Kemendagri dimana data itu berasal dari pelaporan keuangan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah,” ujar Dedi Mulyadi usai bertemu dengan Menteri Dalam Negeri di Kementerian Dalam Negeri, Rabu (22/10/2025).

Kabar ini menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut ada dana deposito milik pemerintah daerah yang mengendap di bank daerah. Purbaya mendapat sumber data dari Bank Indonesia.

“Dana disimpan di BJB sebab kan tidak mungkin disimpan di brangkas. Nilainya juga fluktuatif naik turun sesuai penggunaannya,” tegas KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.

KDM menambahkan, berdasarkan rekomendasi dari BPK, anggaran kegiatan pembangunan yang melalui lelang bisa saja disimpan dalam bentuk deposito on call yang sifatnya dapat diambil setiap saat. Namun, saat ini tidak ada dana di deposito dan anggaran tersimpan dalam bentuk giro.

“Ada yang tidak bisa dibelanjakan sekaligus karena ada mekanisme lelang, pembayaran pemenang tender dilakukan juga secara bertahap. Nah, ketika menunggu pembayaran berjalan itu, rekomendasi BPK bisa disimpan dalam bentuk deposito on call yang dapat diambil setiap saat. Bunga deposito bisa masuk sebagai pendapatan lain di APBD,” tambahnya.

Namun demikian, KDM akan berkunjung ke Bank Indonesia untuk meminta informasi terkait adanya dana deposito Rp4,1 triliun seperti disampaikan Menkeu.

“Saya akan langsung ke BI setelah bertemu Mendagri untuk menanyakan hal ini,” tutup KDM.***

Facebook Comments Box

Editor : Agus Kusmayadi

Sumber Berita : Humas Jabar

Berita Terkait

Kolaborasi Ketua Kreator Konten Jabar,Abizar Mahmud Bersama Menteri LH, Era Baru Kampanye Lingkungan Digital Dimulai
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya
Daop 2 Bandung Sampaikan Duka Cita atas Insiden Operasional di Bekasi dan Permohonan Maaf Sejumlah Perjalanan KA Terdampak
Insiden Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Menuju Bandung Dibatalkan
Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
RSHS Dilaporkan ke Polda Jabar Terkait Kasus Bayi Nyaris Tertukar
Kuasa Hukum Nina Sebut Belum ada Kesepakatan Damai Antara RSHS dengan Ibu Bayi dan Meminta Tes DNA
Anggaran Tablet BGN 508,4 Miliar Disorot, Kang Joker: Potensi Pemborosan di Tengah Krisis Gizi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:15 WIB

Kolaborasi Ketua Kreator Konten Jabar,Abizar Mahmud Bersama Menteri LH, Era Baru Kampanye Lingkungan Digital Dimulai

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:48 WIB

Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya

Selasa, 28 April 2026 - 10:50 WIB

Daop 2 Bandung Sampaikan Duka Cita atas Insiden Operasional di Bekasi dan Permohonan Maaf Sejumlah Perjalanan KA Terdampak

Selasa, 28 April 2026 - 08:55 WIB

Insiden Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Menuju Bandung Dibatalkan

Rabu, 22 April 2026 - 09:54 WIB

Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026

Berita Terbaru