METRO JABAR.CO.ID– Lapas Kelas I Sukamiskin kini memiliki wajah baru dalam program pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kalapas Sukamiskin Fajar Nur Cahyono bersama Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kusnali meresmikan SPKLU One Stop Service di area Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Rabu,(12/11).
Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Sukamiskin dan PT Putra Bachtera Utama, yang menggabungkan konsep pembinaan, pemberdayaan ekonomi, serta dukungan terhadap transformasi energi hijau.
“SPKLU Energi Lasumi Alus bukan hanya infrastruktur pengisian kendaraan listrik, tetapi juga sarana pembinaan dan edukasi bagi warga binaan,” ujar Kusnali dalam sambutannya.
Kusnali mengatakan, Program ini sejalan dengan Astacita Presiden delapan cita-cita strategis pembangunan nasional, khususnya dalam transformasi energi, pemberdayaan manusia, dan keadilan sosial, ujarnya
Warga Binaan Jadi Tenaga Produktif
Sebanyak sembilan WBP yang tengah menjalani masa reintegrasi sosial dilibatkan langsung dalam pengelolaan fasilitas ini. Mereka bekerja di berbagai unit, mulai dari carwash, coffee shop, store Lasumi, hingga pengisian daya untuk kendaraan listrik roda dua dan empat.
Menurut Kalapas Sukamiskin Fajar Nur Cahyo, keterlibatan warga binaan ini merupakan bentuk nyata pembinaan yang berorientasi pada masa depan.
“Kami ingin mereka keluar dari sini dengan keterampilan, tanggung jawab, dan mental kerja yang kuat. SPKLU ini memberi mereka pengalaman nyata di dunia kerja yang produktif,” ujarnya.
Dukung Ekonomi Hijau dan Reintegrasi Sosial
Kakanwil Kusnali menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari reformasi sistem pemasyarakatan yang menekankan pada pembinaan berbasis teknologi dan ekonomi hijau.
“Lewat SPKLU, kita berkontribusi terhadap energi bersih, pemberdayaan masyarakat, dan pembukaan lapangan kerja. Ini adalah bentuk asimilasi yang bermartabat,” katanya.
Kolaborasi Lintas Sektor
Peresmian SPKLU One Stop Service turut dihadiri Direktur PT Putra Bachtera Utama Khairunisa, perwakilan PLN Bandung, Koramil dan Polsek Arcamanik, serta sejumlah komunitas lokal.
Kusnali berharap SPKLU Energi Lasumi Alus dapat menjadi contoh inspiratif bagi lembaga pemasyarakatan lain di Indonesia.
“Inisiatif ini menunjukkan bahwa pembinaan dan pembangunan berkelanjutan bisa berjalan beriringan. Kami ingin Lapas Sukamiskin menjadi pelopor perubahan menuju sistem pemasyarakatan yang inklusif dan produktif,” pungkasnya ***












