Demi Pertumbuhan Ekonomi, Ketua APINDO Jabar Ning Wahyu Astutik Siap Berkolaborasi Dunia Usaha dengan Pemprov Jabar, ini harapannya

- Reporter

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua APINDO Jabar Ning Wahyu Astutik saat bersama dengan Gubernur Jabar

Ketua APINDO Jabar Ning Wahyu Astutik saat bersama dengan Gubernur Jabar

METROJABAR.CO.ID— Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat menyelenggarakan Forum Sinergi Dunia Usaha dengan Pemerintah Daerah di El Hotel Bandung, Kamis (23/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, jajaran kepala dinas, Kepala Kanwil DJBC Jabar, KPPOD, para akademisi, pengusaha dari berbagai negara, serta pengurus dan anggota APINDO se-Jawa Barat.

Forum Jadi Wadah Sinergi dan Aspirasi Dunia Usaha

Ketua APINDO Jawa Barat, Ning Wahyu, menyampaikan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi nyata antara pengusaha dan pemerintah daerah.

“Forum ini menjadi ruang bagi pengusaha untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan kepada Gubernur Jabar, sekaligus mendengarkan arahan dan komitmen pemerintah dalam membangun iklim usaha yang sehat dan berkeadilan,” ujar Ning Wahyu.

Gubernur Jabar Tekankan Keseimbangan Investasi dan Kesejahteraan

Dalam forum tersebut, Gubernur Jawa Barat menegaskan pentingnya peran negara dalam memastikan perusahaan dapat beroperasi dengan dukungan infrastruktur yang memadai — seperti listrik, gas, jalan, dan sarana lainnya — tanpa melupakan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Negara wajib hadir menyeimbangkan kepentingan investasi dan perlindungan rakyat. Misalnya, dari pajak perusahaan air mineral, pemerintah harus membangun infrastruktur air bersih, melakukan reboisasi hutan, dan memperbaiki jalan di sekitar wilayah operasi perusahaan,” ujarnya.

Pajak Harus Kembali ke Wilayah Sumbernya

Gubernur juga menyoroti pentingnya distribusi pajak yang lebih adil. Mulai tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memetakan desa-desa di sekitar kawasan industri agar masyarakat di sekitar pabrik dapat menikmati langsung manfaat ekonomi.

“Saya tidak mau lagi melihat desa miskin di sekitar pabrik besar. Pajak harus kembali ke wilayah sumbernya, agar masyarakat sekitar benar-benar merasakan manfaat dari aktivitas industri,” tegasnya.

Gubernur Minta Perusahaan Bayar Pajak di Jawa Barat

Selain itu, Gubernur menyoroti masih adanya perusahaan yang beroperasi di Jabar namun membayar pajak di luar daerah. Ia menegaskan pentingnya keadilan fiskal dan meminta seluruh perusahaan untuk menunaikan kewajiban pajaknya di Jawa Barat.

Respon Cepat Gubernur Terhadap Keluhan Pengusaha

Dalam sesi dialog, Gubernur Jabar menanggapi langsung berbagai keluhan dari pengusaha, bahkan beberapa diselesaikan di tempat dengan menghubungi pihak terkait. Ia juga meminta APINDO Jabar untuk menginventarisasi seluruh persoalan yang dihadapi dunia usaha agar dapat segera dicarikan solusi bersama.

“Kalau ada perusahaan yang terkendala izin atau masalah tata ruang, segera sampaikan agar kita bisa selesaikan bersama,” ujar Gubernur.

Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Perizinan

Menanggapi isu lingkungan dan birokrasi, Ketua APINDO Jabar mengapresiasi langkah Gubernur yang akan mereformasi sistem perizinan agar lebih efisien.

“Pabrik berisiko rendah seperti konveksi tidak seharusnya diperlakukan sama dengan industri kimia. Pemerintah akan mengklasifikasikan risiko industri agar perizinan industri berisiko rendah bisa diselesaikan hanya dalam hitungan jam,” jelas Ning Wahyu.

Skema Upah Baru: Fokus pada UMP dan Dialog Sektoral

Terkait kebijakan upah, Ning Wahyu menyambut baik gagasan Gubernur untuk menyederhanakan sistem penetapan upah. Pemerintah diusulkan hanya menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP), sementara penyesuaian diatur melalui dialog antara pengusaha dan pekerja sesuai karakteristik masing-masing sektor.

Transformasi Digital Rekrutmen Lewat Aplikasi “Nyari Gawe”

Dalam upaya mempertemukan pengusaha dan pencari kerja, Gubernur Jabar juga meluncurkan aplikasi “Nyari Gawe”. Aplikasi ini memungkinkan proses rekrutmen dilakukan sepenuhnya secara daring, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengantre atau mengirim berkas manual ke pabrik.

“Kami berharap seluruh perusahaan anggota APINDO dapat memanfaatkan aplikasi ini. Selain memudahkan rekrutmen, sistem digital ini juga mengurangi praktik percaloan tenaga kerja,” ujar Ning Wahyu.

Sinergi Nyata untuk Ekonomi Jawa Barat

Forum ini menjadi langkah nyata memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Melalui komitmen bersama terhadap efisiensi, keadilan fiskal, dan digitalisasi, APINDO Jabar dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimistis menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat ***

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 98 Ribu Tiket Terjual
Selama Bulan Januari – April 2026, Pengguna Jasa KA di Wilayah Daop 2 Bandung Tembus 1,7 Juta
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Citra Perusahaan
KAI Daop 2 Bandung Jalankan 2 KA Tambahan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
KDM Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Permudah Konektivitas Antar Daerah, KA Sangkuriang Diminati Pelanggan
Pegadaian Raih Top CX Brand Award 2026, Bukti Layanan Contact Center Makin Unggul dan Humanis

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:57 WIB

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 98 Ribu Tiket Terjual

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:23 WIB

Selama Bulan Januari – April 2026, Pengguna Jasa KA di Wilayah Daop 2 Bandung Tembus 1,7 Juta

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:01 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Citra Perusahaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:34 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalankan 2 KA Tambahan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:59 WIB

KDM Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

Berita Terbaru