Bandung, METROJABAR.CO.ID | PT Pegadaian mengimbau seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber yang kian marak, khususnya penipuan yang menyasar data pribadi dan akun transaksi. Imbauan tersebut disampaikan pada Jumat, 19 Desember 2025.
Saat ini, praktik scamming banyak dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui permintaan kode One-Time Password (OTP) serta penipuan berkedok instalasi aplikasi berbentuk file APK dari sumber tidak resmi. Modus ini kerap menyasar masyarakat yang kurang terbiasa dengan aktivitas digital atau sedang lengah sehingga tidak fokus saat pelaku melancarkan aksinya.
Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah permintaan kode OTP, di mana pelaku berpura-pura menjadi petugas dari perusahaan atau instansi tertentu dengan iming-iming hadiah atau bantuan. Tujuannya untuk mencuri kode OTP yang masuk ke perangkat korban, padahal kode tersebut merupakan kunci rahasia untuk otorisasi transaksi. Pegadaian menegaskan tidak pernah meminta OTP, kata sandi, maupun PIN melalui telepon, SMS, pesan singkat, atau media sosial. Masyarakat diminta mengabaikan permintaan semacam itu meskipun pelaku mengaku sebagai karyawan Pegadaian.
Selain itu, penipuan juga marak dilakukan melalui pengiriman file APK yang disamarkan sebagai dokumen tagihan, resi pengiriman, atau undangan pernikahan. Setelah diinstal, aplikasi berbahaya tersebut dapat mencuri data pada ponsel, termasuk data perbankan dan informasi login aplikasi.
Kepala Divisi IT Security PT Pegadaian, Noor Hidayanto, menekankan pentingnya literasi digital dalam menjaga keamanan transaksi. Menurutnya, meskipun Pegadaian terus meningkatkan sistem keamanan siber, perlindungan transaksi tetap bergantung pada kesadaran setiap nasabah. Ia mengingatkan agar nasabah tidak pernah membagikan kode OTP maupun menginstal aplikasi dari sumber yang tidak dikenal. Seluruh transaksi yang aman hanya dilakukan melalui aplikasi resmi Tring! atau situs resmi Pegadaian.
Imbauan ini disampaikan untuk memastikan nasabah dapat bertransaksi secara aman dan nyaman melalui Super Apps Tring! by Pegadaian. Pegadaian juga mengingatkan nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, memastikan keamanan perangkat, mengunduh aplikasi hanya dari platform resmi, mewaspadai tautan dan file APK mencurigakan, memverifikasi setiap informasi melalui kanal resmi Pegadaian, serta rutin mengganti kata sandi dengan kombinasi yang kuat dan unik.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Dede Kurniawan, menegaskan komitmen Pegadaian dalam memberikan layanan keuangan berbasis emas yang mudah, aman, dan terpercaya. Ia mengimbau nasabah yang menemukan aktivitas mencurigakan atau telah menjadi korban penipuan untuk segera menghubungi layanan pelanggan resmi Pegadaian. ***












