Peradi Kota Bandung Desak Polisi Tahan Pelaku Penganiayaan Sandy Prananta

- Reporter

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPC Peradi Kota Bandung desak polisi tahan pelaku penganiayaan Sandy Prananta anggota Peradi.

DPC Peradi Kota Bandung desak polisi tahan pelaku penganiayaan Sandy Prananta anggota Peradi.

BANDUNG,METROJABAR.CO.ID-Dugaan kasus penganiayaan terhadap Sandy Prananta seorang pengusaha yang juga anggota Peradi Kota Bandung oleh JJS seorang Dokter RS swasta di Kota Bandung masih ditangani oleh aparat kepolisian Polsek sLSukajadi.

Belum ditetapkannya pelaku sebagai tersangka oleh polisi mengundang reaksi dari anggota Peradi lainnya,sebagai bentuk keprihatinan sesama anggota Peradi,sejumlah anggota Peradi mendatangi Polsek Sukajadi,Kota Bandung pada Kamis (8/1/2026).

Kedatangan para pengacara ini guna melalukan audisi dengan Kapolsek Sukajadi untuk mendesak agar polisi segera menetapkan pelaku sebagai tersangka dan menahannya.

Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Kota Bandung menyatakan sikap tegas dan dukungan penuh terkait perkembangan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa anggotanya, Advokat Sandy Prananta, S.H., M.B.A.

Wakil Ketua DPC Peradi Kota Bandung, Ramsen Marpaung, didampingi Sekretaris DPC Peradi Kota Bandung, Rachman Artita, mengapresiasi langkah kepolisian, khususnya Polsek Sukajadi, yang telah meningkatkan status kasus tersebut menjadi penyidikan.

“Kami selaku pengurus DPC Peradi Kota Bandung mengapresiasi Polsek Sukajadi yang telah menaikkan status kasus ke penyidikan. Ini adalah bentuk tindak lanjut hukum yang tepat sesuai dengan bukti awal yang ditemukan,” ujar Ramsen.

Ramsen menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari dugaan penganiayaan yang terjadi pada 16 Desember 2025 di lingkungan Komplek Kumala Garden, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Berdasarkan laporan, korban diduga mengalami kekerasan fisik menggunakan alat pemukul.

“Akibat kejadian tersebut, rekan kami mengalami luka robek di kepala yang memerlukan 16 jahitan, serta lebam dan memar di leher maupun tangan,” kata Ramsen, seraya menambahkan bahwa korban sempat menjalani perawatan medis di RS Santo Borromeus Bandung.

Serangan Terhadap Profesi

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPC Peradi Kota Bandung, Rachman Artita, menegaskan bahwa DPC Peradi Kota Bandung tidak akan tinggal diam. Pihaknya memberikan dukungan penuh baik secara hukum maupun profesional agar hak-hak korban sebagai advokat dan warga negara terlindungi.

“Kami menegaskan bahwa advokat adalah pejuang hukum dan penegak keadilan. Kekerasan terhadap advokat adalah serangan terhadap profesi hukum itu sendiri,” ujar Artita.

DPC Peradi Kota Bandung memastikan akan memantau secara aktif perkembangan penyidikan ini, termasuk mengawal kemungkinan penetapan tersangka dan tahapan hukum berikutnya. Ramsen dan Rachman juga mengimbau seluruh anggota dan masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses ini kepada aparat penegak hukum.

“Kami akan memastikan kasus ini ditangani dengan penuh profesionalisme dan perlindungan hukum yang memadai,” tutup Artita.***

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Kusmayadi

Editor : Agus Kusmayadi

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Tandai Puncak Milangkala Tatar Sunda
KDM Dukung Pembuatan Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
Kirab Budaya Digelar di Bandung, Catat Rute dan Kantong Parkirnya
Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Bandung Tindak Tegas Puluhan WNA Bermasalah di Subang
Narkoba Disembunyikan di Organ Intim, Aksi Pengunjung Wanita Digagalkan Petugas Lapas Narkotika Jelekong Bandung
Kantor Pertanahan Kota Bandung Gelar Medical Check Up Bersama Kimia Farma, Dorong Kinerja Pegawai Lebih Optimal
KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Liar, Masyarakat Dilarang untuk Membuka
APINDO Jabar Dorong Kepastian Investasi di Tengah Penataan Tata Ruang, Soroti Dampak Alih Fungsi Lahan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:28 WIB

Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Tandai Puncak Milangkala Tatar Sunda

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:00 WIB

KDM Dukung Pembuatan Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WIB

Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Bandung Tindak Tegas Puluhan WNA Bermasalah di Subang

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:52 WIB

Narkoba Disembunyikan di Organ Intim, Aksi Pengunjung Wanita Digagalkan Petugas Lapas Narkotika Jelekong Bandung

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kantor Pertanahan Kota Bandung Gelar Medical Check Up Bersama Kimia Farma, Dorong Kinerja Pegawai Lebih Optimal

Berita Terbaru