KDM : Uang Pesta Pernikahan Lebih Baik untuk Beli Rumah

- Reporter

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.

PURWAKARTA,METROJABAR.CO.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau gen Z untuk tidak memaksakan diri membuat pesta pernikahan yang mahal dan lebih baik menggunakan uang untuk membeli rumah.

“Pesan saya, lebih baik uang buat pesta perkawinan dipakai beli rumah daripada jadi raja semalam besoknya sengsara,” ujarnya di Balai Nusantara Hunian Warisan Bangsa, Purwakarta, Selasa malam (14/4/2026).

Ia bahkan mengatakan akan mengeluarkan surat edaran agar tidak perlu memaksakan diri membuat pesta pernikahan yang mewah jika tidak memiliki uang.

“Nanti gubernur ngeluarin surat edarannya adalah, bagi mereka yang tidak punya kemampuan keuangan yang cukup, kawin tidak usah pesta, cukup dikawin di KUA saja,” ujar KDM sapaan akrab gubernur.

Ia pun menilai, tidak masalah jika hanya mampu membeli rumah subsidi dengan harga terjangkau dan cicilan yang murah. Setelah membeli, rumah harus dirawat dengan baik.

KDM menambahkan bagi warga berpenghasilan rendah ada beberapa skema yang dapat diikuti untuk memiliki rumah, seperti rumah bersubsidi, hingga bedah rumah dan apartemen murah.

“Ada bantuan untuk rumah tidak layak huni. Metodologinya, ada yang diusulkan melalui aspirasi DPR, ada juga yang rakyat bisa mengakses langsung melalui aplikasi khusus yang akan dibuat di Jabar,” katanya.

Masyarakat dapat mengakses kredit usaha rakyat (KUR) perumahan dengan bunga yang rendah untuk rumah bersubsidi hingga rumah susun atau apartemen.

“Ada apartemen di Bekasi, nanti ada di Depok, ada di Bogor, dan kami juga nanti bangun di Bandung ya. Nah, termasuk Pemprov Jabar, Pak Sekda siapin segera Peraturan Gubernurnya, setiap kawasan industri wajib untuk menyiapkan apartemen untuk karyawan,” tuturnya.***

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Kusmayadi

Editor : Tim Metrojabar

Sumber Berita : Humas Jabar

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohong
Aliansi Masyarakat Cianjur Kawal Persidangan Persiapan di PN Cianjur Dukung Polda Jabar Bongkar Skandal Sertifikat Ilegal senilai Rp200 Miliar
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
Pemkot Cirebon Perkuat Implementasi HAM, Sinergi Lintas Sektor Kian Diperkuat
Perkuat Sinergi, Perhutani Dukung Evaluasi Kemitraan Kehutanan di Bandung Utara
Penataan Kawasan Gedung Sate Perkuat Simbol Pusat Pemerintahan Jawa Barat
PLN UP3 Majalaya Gencarkan Edukasi Keselamatan Listrik, Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman
Tim SAR Kompi 1 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar bersama BPBD Garut Tinjau Jembatan Putus yang Menghubungkan 2 Desa di Pakenjeng

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:11 WIB

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohong

Rabu, 15 April 2026 - 12:00 WIB

Aliansi Masyarakat Cianjur Kawal Persidangan Persiapan di PN Cianjur Dukung Polda Jabar Bongkar Skandal Sertifikat Ilegal senilai Rp200 Miliar

Rabu, 15 April 2026 - 09:02 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering

Rabu, 15 April 2026 - 08:48 WIB

KDM : Uang Pesta Pernikahan Lebih Baik untuk Beli Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 07:38 WIB

Pemkot Cirebon Perkuat Implementasi HAM, Sinergi Lintas Sektor Kian Diperkuat

Berita Terbaru

Seorang pria dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat melakukan penebangan pohon di Kampung Pasirastana, Desa Pasirwaru, Kecamatan Blubur Limbangan, Kabupaten Garut, Selasa (14/4/2026).

Uncategorized

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohong

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:11 WIB