Kereta Api Sebagai Transportasi Ramah Lingkungan, Daop 2 Bandung Operasikan 32 Ribu Perjalanan Per Semester I 2025

- Reporter

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun Bandung,Daop 2 Bandung.

Stasiun Bandung,Daop 2 Bandung.

BANDUNG, METROJABAR.CO.ID– Kereta api terus menjadi moda transportasi massal andalan yang ramah lingkungan ditengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan dan emisi karbon. Selama Semester I 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung telah mengoperasikan sebanyak 31.814 perjalanan kereta api, yang terdiri dari perjalanan kereta penumpang lokal, jarak jauh, dan kereta barang.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menjelaskan bahwa tingginya frekuensi perjalanan tersebut dibarengi dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan yang sangat baik, yaitu mencapai 99,82%. “Ini menunjukkan dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, efisien, dan ramah lingkungan sejalan dengan komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi public yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” jelas Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa kereta api merupakan salah satu moda transportasi paling efisien dalam konsumsi energi dan memiliki jejak karbon yang jauh lebih rendah dibanding moda darat lainnya. Kereta api merupakan salah satu moda transportasi dengan emisi karbon terendah. Setiap perjalanan kereta menggantikan puluhan hingga ratusan kendaraan pribadi di jalan raya, yang tentu berdampak signifikan terhadap penurunan polusi udara.

“Setiap perjalanan kereta api membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, mengurangi kemacetan, serta mendukung pengurangan penggunaan bahan bakar fosil. Inilah mengapa kami terus mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada aspek operasional, KAI juga konsisten meningkatkan layanan berbasis digital seperti boarding pass tanpa kertas melalui fitur Face Recognition, serta memperluas akses pembayaran non-tunai, sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup berkelanjutan.

Sebagai langkah nyata untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, Daop 2 Bandung juga aktif melakukan program penghijauan di area stasiun. Berbagai jenis pohon dan tanaman ditanam di seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung guna menghadirkan lingkungan yang sejuk, nyaman, dan menyerap polusi udara.

“Stasiun kini tidak hanya menjadi titik naik-turun penumpang, tetapi juga ruang terbuka yang lebih ramah lingkungan. Upaya penghijauan ini bertujuan menjadikan stasiun sebagai tempat yang asri dan menyegarkan, sekaligus mendukung gerakan pengurangan dampak pemanasan global,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung akan terus memperkuat peran kereta api sebagai transportasi masa depan yang berkelanjutan, sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon pada sektor transportasi. “Dengan kombinasi pelayanan yang tepat waktu, efisiensi energi, serta perhatian pada kelestarian lingkungan, kereta api di wilayah Daop 2 Bandung terus menunjukkan bahwa transportasi publik dapat menjadi solusi utama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” pungkas Kuswardojo.***

Facebook Comments Box

Editor : Agus Kusmayadi

Sumber Berita : Humas daop 2 Bandung

Berita Terkait

Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Tandai Puncak Milangkala Tatar Sunda
KDM Dukung Pembuatan Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
Kirab Budaya Digelar di Bandung, Catat Rute dan Kantong Parkirnya
Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Bandung Tindak Tegas Puluhan WNA Bermasalah di Subang
Narkoba Disembunyikan di Organ Intim, Aksi Pengunjung Wanita Digagalkan Petugas Lapas Narkotika Jelekong Bandung
Kantor Pertanahan Kota Bandung Gelar Medical Check Up Bersama Kimia Farma, Dorong Kinerja Pegawai Lebih Optimal
KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Liar, Masyarakat Dilarang untuk Membuka
APINDO Jabar Dorong Kepastian Investasi di Tengah Penataan Tata Ruang, Soroti Dampak Alih Fungsi Lahan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:28 WIB

Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Tandai Puncak Milangkala Tatar Sunda

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:00 WIB

KDM Dukung Pembuatan Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WIB

Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Bandung Tindak Tegas Puluhan WNA Bermasalah di Subang

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:52 WIB

Narkoba Disembunyikan di Organ Intim, Aksi Pengunjung Wanita Digagalkan Petugas Lapas Narkotika Jelekong Bandung

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kantor Pertanahan Kota Bandung Gelar Medical Check Up Bersama Kimia Farma, Dorong Kinerja Pegawai Lebih Optimal

Berita Terbaru