METROJABAR.CO.ID– Dalam semangat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT Pegadaian berkolaborasi dengan Yayasan Pembina Masjid Salman ITB menggelar kegiatan IRAMA (Inspirasi Ramadhan 1447 H) yang mengangkat tema “Generasi Emas 2045: Mulai dari Hari Ini.”
Kegiatan yang berlangsung di selasar Masjid Salman ITB pada Kamis (5/3) ini menjadi ruang diskusi inspiratif bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman ekonomi syariah sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Kepala Unit Usaha Syariah PT Pegadaian, Beni Martina Maulan, serta Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Fauzan Adziman. Diskusi panel dipandu oleh moderator Salim Rusli dari YPM Salman ITB.
Dalam paparannya, Beni Martina Maulan menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa kesiapan generasi muda sejak sekarang, terutama dalam aspek literasi dan kemandirian ekonomi.
“Generasi Emas 2045 adalah mereka yang saat ini sedang menuntut ilmu dan membangun karakter. PT Pegadaian melalui Unit Usaha Syariah hadir untuk mendampingi generasi muda melalui literasi keuangan yang sehat. Kami ingin anak muda tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga bijak dalam mengelola aset serta memahami keberkahan dalam ekonomi syariah,” ujarnya.
Kolaborasi ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto.
Menurut Eko, sinergi dengan institusi pendidikan dan masjid ikonik seperti Salman ITB menjadi langkah strategis dalam memperluas edukasi keuangan syariah di kalangan generasi muda Jawa Barat.
“Masjid Salman ITB merupakan simbol intelektualitas dan spiritualitas di Bandung. Melalui kegiatan IRAMA ini, kami berharap pesan mengenai pentingnya kemandirian finansial berbasis syariah dapat tersampaikan dengan baik kepada mahasiswa dan jamaah. Persiapan menuju 2045 harus dimulai dari kesiapan mental, ilmu, serta perencanaan ekonomi yang matang sejak dini,” jelasnya.
Diskusi yang dihadiri ratusan mahasiswa dan masyarakat ini juga membahas tantangan global yang akan dihadapi Indonesia dalam dua dekade mendatang. Fauzan Adziman menekankan pentingnya penguatan riset, inovasi teknologi, serta integrasi nilai-nilai kemanusiaan dalam pembangunan nasional.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, kolaborasi antara Pegadaian dan YPM Salman ITB ini menjadi bagian dari program edukasi berkelanjutan. Para peserta tidak hanya mengikuti diskusi inspiratif, tetapi juga memperoleh wawasan praktis mengenai berbagai produk keuangan syariah, seperti tabungan emas dan pembiayaan produktif yang dapat membantu perencanaan masa depan.
Melalui kegiatan IRAMA Ramadan 1447 H, Pegadaian berharap semangat Ramadan mampu mendorong generasi muda untuk meningkatkan kapasitas diri dan kesadaran finansial, sehingga target Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2045 dapat terwujud dengan fondasi ekonomi syariah yang kuat***












