Narkoba Disembunyikan di Organ Intim, Aksi Pengunjung Wanita Digagalkan Petugas Lapas Narkotika Jelekong Bandung

- Reporter

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Diaz Arthur saat menunjukan warga binaan yang menerima paket narkoba

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Diaz Arthur saat menunjukan warga binaan yang menerima paket narkoba

METRO JABAR.CO.ID— Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandung kembali terbongkar. Seorang pengunjung wanita berinisial S diamankan petugas setelah diduga nekat menyelundupkan sejumlah paket narkotika dengan cara yang mencengangkan, yakni menyembunyikannya di area alat vital demi mengelabui pemeriksaan petugas.

Aksi dramatis tersebut terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026. Wanita berinisial S diketahui datang untuk membesuk salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) berinisial A sekitar pukul 11.30 WIB. Namun siapa sangka, kunjungan yang tampak biasa itu justru berujung pengungkapan upaya penyelundupan narkoba yang menggegerkan lingkungan lapas.

Seorang wanita yang diduga pelaku percobaan penyelundupan narkotika ke dalam Lapas saat diperiksa petugas Satnarkoba Polresta Bandung Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandung, Sopiana, mengungkapkan bahwa petugas sebenarnya telah melakukan pemeriksaan ketat sejak pengunjung memasuki area lapas. Namun, modus penyimpanan narkoba di bagian sensitif tubuh menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

“Pengunjung S datang menemui WBP inisial A. Setelah kunjungan selesai dan WBP hendak kembali ke blok hunian, petugas melakukan pemeriksaan ulang sesuai SOP. Dari situlah ditemukan paket narkoba yang baru saja diserahkan,” ujar Sopiana.

Kalapas kelas IIA Jelekong Bandung Sopiana yang didampingi KPLP Diaz saat konferensi pers

Menurutnya, kejelian petugas menjadi kunci utama terbongkarnya penyelundupan tersebut. Meski alat pendeteksi yang dimiliki lapas masih memiliki keterbatasan untuk mendeteksi barang tersembunyi di organ intim, petugas tidak kehilangan kewaspadaan sedikit pun.

“Petugas kami sejak awal sudah mencurigai gerak-gerik pengunjung. Pemeriksaan badan dan barang bawaan dilakukan maksimal. Walaupun ada keterbatasan alat, bukan berarti petugas lengah. Justru berkat ketelitian dan insting petugas, upaya ini berhasil digagalkan,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan berbagai jenis narkoba dan barang terlarang yang diduga akan diedarkan di dalam lapas. Barang bukti yang diamankan terdiri dari 12 paket sabu, 10 paket bibit sintetis, satu paket cairan bibit sintetis, lima butir inex, serta satu buah cangklong.

Sejumlah barang bukti narkotika yang berhasil diamankan petugas lapas

Temuan tersebut langsung dikoordinasikan dengan Satuan Narkoba Polresta Bandung untuk penanganan lebih lanjut. Seluruh barang bukti telah diserahkan kepada aparat kepolisian guna proses penyelidikan dan pengembangan kasus.

Sopiana menegaskan, keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menjadi bukti nyata komitmen kuat jajaran pengamanan lapas dalam memberantas peredaran narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan.

“Ini adalah hasil kerja keras dan kesigapan petugas pengamanan. Kami terus berkomitmen mewujudkan Zero Halinar, yakni bebas handphone, pungli, dan narkoba di dalam lapas,” katanya.

Kasus ini sekaligus menjadi alarm keras bahwa berbagai modus penyelundupan narkoba kini semakin nekat dan tak terduga. Namun di tengah keterbatasan, kewaspadaan petugas Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandung kembali membuktikan bahwa perang melawan narkoba tidak akan pernah surut ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Bandung Tindak Tegas Puluhan WNA Bermasalah di Subang
Kantor Pertanahan Kota Bandung Gelar Medical Check Up Bersama Kimia Farma, Dorong Kinerja Pegawai Lebih Optimal
KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Liar, Masyarakat Dilarang untuk Membuka
APINDO Jabar Dorong Kepastian Investasi di Tengah Penataan Tata Ruang, Soroti Dampak Alih Fungsi Lahan
Bupati/ Wali Kota Diminta Segera Bangun Palang Pintu di Perlintasan Kereta Api
Peringati Hari Buruh, Disnakertrans Jabar Fokus Pemenuhan Hak Pekerja Terdampak PHK
Selamatkan Kebun Binatang Bandung, PDIP Jabar Gelontorkan Rp145 Juta untuk BPJS dan Pakan
Tawuran Pelajar SMP di Bogor Memakan Korban Jiwa, Kanwil HAM Jabar Turun Tangan!

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:47 WIB

Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Bandung Tindak Tegas Puluhan WNA Bermasalah di Subang

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:52 WIB

Narkoba Disembunyikan di Organ Intim, Aksi Pengunjung Wanita Digagalkan Petugas Lapas Narkotika Jelekong Bandung

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:43 WIB

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Liar, Masyarakat Dilarang untuk Membuka

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:31 WIB

APINDO Jabar Dorong Kepastian Investasi di Tengah Penataan Tata Ruang, Soroti Dampak Alih Fungsi Lahan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati/ Wali Kota Diminta Segera Bangun Palang Pintu di Perlintasan Kereta Api

Berita Terbaru